Saturday, June 8, 2013

Pembajakan, pembajakan yang dimaksud disini bukanlah pembajakan sawah yang sering dilakukan petani pada umumnya. Akan tetapi, pembajakan yang dimaksud adalah pembajakan atas karya seseorang. Sebelum kita mengkaji lebih lanjut tentang pembajakan, mari kita luruskan pemahaman kita tentang pembajakan. Pembajakan bukanlah pencurian, untuk lebih jelasnya perhatikanlah gambar di bawah ini.



Gambar di atas menjelaskan bahwa pencurian adalah mencuri karya seseorang namun menghilangkan karya orisinalnya. Sedangkan pembajakan adalah mencuri karya seseorang namun tanpa menghilangkan karya orisinalnya. Beberapa contoh pembajakan yang saat ini marak terjadi di Indonesia adalah pembajakan perangkat lunak dan multimedia.
 “Indonesia termasuk dalam 13 negara yang masuk daftar pengawasan prioritas untuk kasus-kasus pelanggaran hak intelektual Departemen Perdagangan AS.”
“Berdasarkan International Data Cooperation (IDC) yang disiarkan pada April 2012, Indonesia masih menempati peringkat ke-11 dengan jumlah peredaran software bajakan sebesar 86 persen. Sungguh prestasi yang mengecewakan. “
Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa indonesia meraih prestasi yang sangat tidak baik. Jika indonesia tidak dapat keluar dari 13 negara yang masuk daftar pengawasan Departemen Perdagangan AS maka kedepannya Indonesia akan susah untuk mendapatkan kepercayaan dari negara – negara lain. Pekerja dunia film, musisi dan isntansi pemerintah telah banyak melakukan penyuluhan tentang pembajakan, akan tetapi hal tersebut tak dapat secara cepat mengurangi tingkat pembajakan. Tompi sebagai musisi pop jazz, pada Selasa, 22 Mei 2013 juga ikut menyambangi Menteri Perdagangan. Tompi menyambut baik langkah pemerintah yang berjanji akan turun langsung memberantas pembajakan. Satu cara yang akan dipakai nantinya adalah memberikan penyuluhan pada masyarakat agar tidak membeli CD bajakan. 
"Sebenarnya yang perlu diperbaiki itu kebiasaan masyarakat yang suka membeli bajakan. Harus ada kesadaran dari diri masing-masing untuk mencintai karya bangsa sendiri. Jangan anggap remeh sebuah karya musisi, itu saja," ungkap Tompi, Selasa,22 Mei 2013 (Jakarta, beritasatu.com).
Selain Tompi, pembajakan di Indonesia juga mendapat tanggapan dari sutradara film anime Detektif Conan, Kobun Shizuno. Kobun Shizuno mengemukakan, pembajakan di Indonesia adalah sebuah tantangan yang harus dihadapi.
"Pembajakan adalah challenge yang harus kita hadapi, pada realitanya, itu memang sulit dikalahkan," kata dia pada Seminar Konten Digital Internasional di Pekan Produk Kreatif Indonesia 2012 ( Jakarta, antaranews.com).”
Sakit rasanya ketika mendengar bahwa Indonesia juga mendapat tanggapan negatif dari luar negeri. Hal seperti inilah yang menurunkan minat produsen produk luar untuk memasarkan produknya di Indonesia, walau sebenarnya pasar produk luar di Indonesia cukup menguntungkan.

Mungkin bagi kita para penikmat, yang hanya tinggal menggunakan karya dan ide mereka, tindakan pembajakan tidak akan terasa dampaknya. Mari bersama kita bayangkan dan resapi, jika kita memiliki suatu hasil karya yang dapat menghibur dan membantu mempermudah pekerjaan banyak orang, dan hasil karya tersebut didapat dalam waktu yang tidak singkat, usaha dan kemauan yang keras, biaya yang tidak sedikit. Akan tetapi, hasil karya kita tersebut dibajak dan diperbanyak tanpa seijin dan sepengetahuan kita, bagaimana perasaan kita? Padahal dengan hasil karya kita tersebut kita dapat menghasilkan uang untuk menghidupi keluarga, sedekah dan lain lain. Apakah dengan pembajakan itu kita akan diam saja? Oleh karena itu sesekali kita perlu merenungkan dan merasakan bagaimana perasaan mereka yang memiliki hasil karya dibajak. 

Jika suatu hari kita pergi ke suatu pasar malam, biasanya kita akan menjumpai sejumlah pedagang keping CD bajakan. Jumlah pedagang keping CD bajakan ini tidak ada habis – habisnya, tidak hanya berlokasi di daerah pasar malam saja, akan tetapi juga sering kali kita jumpai di mall – mall besar, pinggiran jalan, sampai ada juga yang membangun ruang usahanya sendiri. Pedagang keping CD bajakan ini biasanya menjual Keping CD yang berisi video, music bahkan perangkat lunak. Adapun konten keping CD bajakan ini selalu update. 

Jika seandainya pemerintah membuat industri pembuatan video, music dan perangkat lunak orisinal, lalu untuk pekerjanya pemerintah memperkerjakan pedagang keping CD ini untuk mengatasi masalah pembajakan. Bukan hanya dapat mengurangi pembajakan, pemerintah pun secara tidak langsung dapat membuka lapangan kerja baru.

Negara kita Indonesia telah banyak mengalami permasalahan karena ulah beberapa orang yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Mereka melakukan perbuatan yang sangat merugikan bagi bangsa dan negara. Kita sebagai generasi muda harus bisa membawa Indonesia keluar dari 13 Negara yang termasuk dalam pengwasan Departemen Perdangan AS. Walau tidak bisa membawa Indonesia keluar dari 13 Negara yang termasuk dalam pengawasan, setidaknya kita sebagai generasi muda bisa mengurangi dan mencegah pembajakan. Agar kedepannya negara kita tercinta ini terbebas dari pandangan negatif negara – negara lain dan dapat menjalin hubungan internasional yang baik dan dapat menguntungkan kedua belah pihak yang bersangkutan.

Referensi:

  • http://tekno.kompas.com/read/2012/07/11/08124476/Indonesia.Peringkat.ke-11.Negara.Pembajak.Software (Diakses 26 Mei 2013)
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pembajakan_perangkat_lunak (Diakses 26 Mei 2013)
  • http://www.antaranews.com/berita/345093/sutradara-detektif-conan-bicara-soal-pembajakan-di-indonesia (Diakses 26 Mei 2013)
  • http://sengketabisnis.wordpress.com/2012/05/08/pembajakan-via-multimedia-makin-tinggi/ (Diakses 26 Mei 2013)

11 comments:

  1. dari anda sendiri sudah ada tindakan langsung terhadap permasalah ini ?

    http://komet93.blogspot.jp/2013/06/kenaikan-bbm-bersubsidi-yang-meresahkan.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sebagai mahasiswa jurusan it, tindakan saya sampai saat ini dengan menggunakan software yang mengusung platform OPEN SOURCE.

      Delete
  2. apakah anda termasuk orang yang membajak atau menggunakan pembajakan ini? bagaimana cara anda sendiri mengatasi pembajakan yang ada?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jujur, saya menggunakan hasil pe*****kan...
      Untuk Musik, Video saya biasanya membeli CD original, Sedangkan software saya menggunakan software yang mengusung platform OPEN SOURCE

      Delete
  3. .saya setuju dengan pendapat agan "setidaknya kita sebagai generasi muda bisa mengurangi dan mencegah pembajakan.". Cara yang paling efektif adalah memulai dari diri kita sendiri sebagai generasi penerus untuk tidak menggunakan produk bajakan. Untuk memulainya memang terasa berat, semua itu memang perlu pembiasaan. So biasakan pake produk yang berlisensi resmi dari produsennya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tq gan, nanti ane buat statement yang lebih menggugah hati agan lagi... xixixi

      Delete
  4. Setuju gan, di tunggu artikel-artikel terbarunya."

    ReplyDelete

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!